Minggu, 12 April 2009

Monster


Monster adalah makhluk yang bentuk atau rupanya sangat menyimpang dari yang biasa atau bisa juga makhluk yg berukuran luar biasa (sangat besar).

Dalam kebanyakan cerita, monster digambarkan sebagai makhluk yang jahat. Seiringnya dengan perkembangan zaman adapula yang menceritakannya sebagai makhluk yang bodoh (Frankenstein), baik (Hulk dan Thing) dan lucu (pokemon, digimon, atau Monster inc).
Etimologi

Kata Monster berasal dari bahasa Latin kuno monstros atau monstrum berarti "pertanda" yang berakar dari kata moneo, "mengingatkan", juga dapat berarti "keajaiban". Kata monster selalu berkonotasikan sesuatu yang salah atau jahat, contoh: sesosok yang sangat besar sering tidak disetujui keberadaannya, secara fisik dan psikologis sangatlah menegerikan atau sebagai makhluk yang aneh.

Kalimat monster terkadang ditujukan kepada sosok yang sangatlah bertentangan norma-norma ekosistem. Seseorang yang disebut sebagai monster adalah orang yang sangat jahat, kaku, tidak perhatian, psikopat, anti sosial dan sadis.
Konsep sosial

Pada zaman dahulu, monster pernah menjadi sebuah konsep sosial yang penting. Monster dipercaya tinggal di pulau-pulau yang liar dan belum terjamah. Monster juga identik dengan makhluk-makhluk berbentuk aneh dan baru dikenal pada zaman dahulu.

Hubungan antara monster dengan keterbatasan pengetahuan manusia menjadi sebuah konsep penting pada zaman Renaissance dan abad pencerahan, sebagaimana masyarakat Eropa mulai menggunakan ilmu pengetahuan dan disiplin akademis yang lain untuk mencoba mengerti hal tersebut. Monster dilihat sebagai misteri dalam ilmu pengetahuan; sesuatu yang perlu dimengerti dan dipecahkan.
Agama dan Mitologi

Banyak agama yang berasal dari dunia timur seperti misalnya agama hindu, dan juga agama-agama kuno seperti mitologi Yunani atau mitologi Nordik, Menggambarkan monster sebagai musuh dari para dewa. Ragnarok dalam mitologi Norse, diceritakan pernah bertempur melawan dewa-dewa Asgard bersama dengan monster-monster lainnya

Pad zaman dahulu, masyarakat menganggap kelahiran "orang-orang aneh" sebagai bentuk kemarahan para dewa. Keanehan-keanehan ini bisa berbentuk ketidakseimbangan pemikiran (hiperaktif, autisme) atau juga keanehan pada bentuk tubuh (gigantisme, penyakit kaki gajah, gondok) yang ketika itu belum diketahui penyebabnya. Karena keanehan ini, mereka menyebut "orang-orang aneh" ini sebagai monstra, keajaiban.

Ada sebuah pola yang terlihat dalam beberapa mitologi tentang monster di Eropa. Monster, yang digambarkan sebagai makhluk yang kejam, biasanya menyerang suatu kerajaan atau bahkan menculik putri kerajaan, kemudian itu hadirlah peran pahlawan yang datang untuk membunuh monster tersebut. Contoh bagus untuk ini ialah Beowulf dan St. George dan sang Naga.
Jenis-jenis monster

Setengah manusia

Monster setengah manusia atau DemiHuman adalah monster yang bentuknya menyerupai manusia, namun memiliki sifat yang kebiasaan yang berbeda dengan manusia. Seiring pada berkembangnya teknologi pada abad ke-19, perkembangan bentuk monster setengah manusia juga semakin pesat. Pada abad tersebut, kebanyakan monster setengah manusia tercipta karena hasil pekerjaan manusia itu sendiri. Misalnya, Frankenstein yang dalam ceritanya adalah monster yang tercipta karena melalui penelitian dan penemuan seorang ilmuan. contoh : Dracula/Vampire, Minotaur, Frankenstein, Pan, Werewolf.
Humanoid

Monster ini memiliki bentuk humanoid atau seperti manusia. Pada awalnya ia dikisahkan sebagai manusia dan karena kecelakaan maka tubuhnya berubah menjadi monster tetapi masih memiliki hati nurani. Contoh Hulk dan Thing Fantastic Four.
Mayat

Monster ini biasanya digambarkan sebagai manusia yang sudah mati kemudian bangkit kembali menghantui manusia hidup lainnya sebagai mayat hidup. Contoh: Mumi dan Zombie.
Setengah dewa

Monster setengah dewa atau DemiGod adalah monster yang dianggap memiliki kekuatan luar biasa sehingga ditakuti, dipuja dan dihormati sebagaimana layaknya dewa. Contoh: Naga (di Tiongkok) dan Kali
Setengah iblis

Monster setengah iblis atau DemiDevil adalah monster yang memiliki kemampuan gaib dan dapat mengubah bentuk tubuhnya. Contoh: Nekomata.
Tanaman

Monster yang menyerupai tanaman tetapi dapat bergerak dan mengeluarkan suara-suara tertentu. Monster jenis ini biasanya digambarkan sebagai pencinta damai dan cenderung menghindari pertikaian. Contoh: Ras Ent pada trilogi Lord of the rings.
Hewan

Monster yang menyerupai hewan atau binatang purbakala. contoh: Burung phoenix, Nessie di danau loch ness, Kyuubi si rubah ekor sembilan, King Kong dan Godzilla.
Alien

Monster ini biasanya diceritakan berasal dari luar angkasa, berbeda alam, dan tidak diketahui orang. Contoh: tokoh Mike Wazowski dalam film Monster Inc, Alien dan Predator.
Monster dalam litelatur

Hubungan antara ilmu pengetahuan dan keajaiban-keajaiban tersebut menjadi tema penting dalam novel-novel yang diterbitkan pada era Victoria, dimana ilmu pengetahuan tidak hanya untuk mempelajari monster, tetapi juga menciptakannya; misalnya, sebuah monster yang tercipta akibat reaksi bahan kimia, atau melalui penelitian ilmuwan, seperti misalnya Frankenstein.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar